
Makassar, liputan luwu news – Ada lima skala prioritas program Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar yang rencananya akan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Hal ini diungkapkan ketua Majelis MPM PDM Makassar, Amran Nafie,ST saat menggerlar kegiatan pertemuan bulanan bersama pengurus MPM yang dilaksanakan beberapa Jumat lalu di salah satu kedai jalan Monginsidi Makassar.
Program tersebut, sambung Amran adalah, Pembinaan Home Industri (PHI) “Seperti pengelolaan ubi dan pisang goreng..mengadakan servis dan maintenance motor gratis yang nantinya akan bekerjasama dengan STM Muhammadiyah Bontoala Makassar” terang Amran.
Kemudian sambung Amran adalah pelatihan Bio Flog dan Hidroponik dan pembuatan kemasan produk binaan MPM..dan lain sebagainya. “Semua program ini akan dilaksanakan oleh masing – masing wakil ketua majelis, dalam waktu tidak terlalu lama.” Tambah Amran.
Dirinya juga menyebut, jika MPM ini memiliki peran penting dalam menjalankan misi Muhammadiyah untuk mengembangkan masyarakat Indonesia melalui berbagai program dan kegiatan pemberdayaan.
Seperti diketahui MPM ini dirikan sebagai bagian integral dari Muhammadiyah yang berfokus pada upaya pemberdayaan masyarakat. MPM berusaha untuk melibatkan masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka.
Sedang Visi dan misi MPM Muhammadiyah adalah “Masyarakat yang Mandiri dan Berdaya Saing,” sedangkan misinya adalah mengembangkan kapasitas masyarakat agar mampu mengatasi masalah sosial, ekonomi, dan budaya yang mereka hadapi. MPM berupaya mewujudkan masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang kuat untuk mencapai kemandirian.
Beberapa pengurus majelis MPM PDM Makassar yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Ahsanul Qaail, Muh. Askar, Muh. Ilham. Turut dihadiri Ketua PDM Makassar, yang diwakili, Dr.H.M. Iqbal Suhaeb, SE, MT. yang menegaskan pentingnya majelis MPM ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Keberadaan MPM dalam sektor pemberdayaan masyarakat sejatinya Muhammadiyah menitik beratkan pada program kegiatan aktivitas sosial yang menyentuh langsung masyarakat.” Terang Iqbal Suhaeb,
Sejatinya, sambung mantan pj Walikota Makassar itu, sebagai organisasi agama, pendidikan dan sosial kemasyarakatan Muhammadiyah harus hadir disetiap lini kehidupan dan aktivitas sosial masyarakat melalui MPM.
“Tentu kita berharap dengan hadirnya MPM PDM Makassar ini dapat berjalan dengan baik dan ikut membantu warga yang membutuhkan bantuan” tandas wakil ketua PDM Makassar.
Selain itu dirinya berharap MPM juga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Termasuk pelatihan keterampilan, pendidikan, pembangunan ekonomi, advokasi sosial, pengembangan pertanian, dan program kesehatan. (Laporan Ahsanul Qaail)
